DAPTAR ISI

Senin, 06 Juni 2011

RANSUM ITIK PETELUR (DUCK LAYER)

jajo66.wordpress.com
1
RANSUM ITIK PETELUR (DUCK LAYER)
SNI 01-3910-1995
PENDAHULUAN
Untuk melaksanakan kegiatan pengawasan terhadap
ransum itik petelur (duck layer) maka diperlukan suatu
standar yang harus dipenuhi.
1. Ruang Lingkup
Standar ini meliputi deskripsi, klasifikasi,
persyaratan mutu, bahan baku, bahan tambahan/
imbuhan, penandaan dan pengemasan, serta cara
pengambilan contoh dan metode analisis.
2. Deskripsi
a. Ransum adalah campuran beberapa bahan baku
pakan hasil pabrik/industri yang diedarkan/
diperjualbelikan.
b. Bahan baku pakan terdiri dari hasil pertanian,
bahan asal hewan/ikan dan hasil industri beserta
hasil ikutannya berikut bahan imbuhan.
c. Ransum itik petelur (duck layer) adalah ransum
itik petelur umur diatas 24 minggu
3. Klasifikasi
Ransum itik petelur digolongkan dalam 1 (satu)
tingkatan mutu.
4. Persyaratan
Persyaratan mutu meliputi kandungan zat makanan
dan kandungan bahan pelengkap/ imbuhan serta
batas toleransi
4.1. Persyaratan Mutu Standar untuk ransum itik
petelur (duck layer) sebagai berikut:
a. Kadar air (%, maksimum) 14.0
b. Protein kasar (%, minimal) 18.0
c. Lemak kasar (%, minimal) 3.5
d. Serat kasar (%, maksimum) 7.5
e. A b u (%, maksimal) 14.0
f . Calsium (%, minimal) 3.25-4.0
g. Fosfor (%, minimal) 0.6
h. Fosfor Tersedia 0.4
i. Energi Metabolis (kkal/kg, minimal) 2800
j. Aflatoxin (ppb, maksimum) 20
k. Asam amino
Lisin (%, minimum) 0.70
Metionin (%, minimum) 0.35
Metionin + Sistien (%, minimal) 0.65
4.2. Ransum
Ransum harus tidak melewati ambang batas
cemaran mikroba dan residu zat kimia dan
obat-obatan yang membahayakan kesehatan
manusia sesuai dngan ketentuan yang
berlaku.
4.3. Bahan Pelengkapan atau Imbuhan
Jenis bahan imbuhan atau tambahan mengacu
pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 Tahun
1992:
Pelengkap Pakan: vitamin,mineral, asam amino
Imbuhan: medikasi, pemacu pertumbuhan
(growth promotant)
5. Penandaan dan Pengemasan
5.1. Penandaan
Kemasan ransum yang diperedarkan diwajibkan
melalui proses sertifikasi dengan dilengkapi
etiket/label yang mencantumkan:
a. Nama atau merek ransum
b. Nama atau alamat perusahaan pembuat
c. Nomor izin perusahaan pembuat
d. Jenis dan kode ransum
e. Bentuk ransum (tepung atau butiran atau
pellet)
f. Berat netto ransum dalam kemasan
g. Persentase kadar air (maks)
h. Persentase kadar protein kasar (min)
i. Persentase lemak kasar (min)
j. Persentase serat kasar (maks)
k. Nilai energi termetabolis (min)
l. Kandungan asam amino
Lisin (min)
Metionin (min)
Metionin + Sistin (min)
m. Aflatoxin (maks)
n. Bahan baku penyusun ransum
o. Tanggal dan atau kode produksi
p. Cara penggunaan ransum
q. Warna dasar etiket hijau muda dengan
kode Pengenal IP4
5.2. Pengemasan
a. Ransum dikemas dalam kemasan 5 kg, 10
kg 25 kg, 50 kg dan curah (bulk)
jajo66.wordpress.com
2
b. Ransum yang tidak dikemas mengikuti
ketentuan-ketentuan curah
6. Pengambilan Contoh dan Analisis
6.1. Pengambilan Contoh
Pengambilan contoh dilakukan oleh petugas
pengawas mutu pakan yang bersertifikat dan
berpengalaman. Contoh diambil di pabrik dan
di lapangan.
6.2. Pengambilan contoh untuk kemasan
6.2.1. Contoh diambil secara acak sebanyak
akar pangkat 2 (dua) dari sejumlah
karung dengan maksimum dari 30
karung yang akan diperiksa
6.2.2. Contoh dari setiap kemasan diambil dari
bagian atas, tengah dan bawah,
kemudian diaduk, diambil tiga bagian
secara diagonal +sebanyak 250 gram
dan dibungkus serta disegel dihadapan
pemilik/petugas perusahan dengan
sebuah duplikat yang juga disegel dan
disimpan pada perusahaan.
6.2.3. Contoh tersebut dalam keadaan disegel
dan setelah diberi nomor kode oleh
petugas pengawas mutu pakan dikirim
ke Balai Pengujian Mutu yang ditunjuk
untuk dianalisis.
6.3 Pengambilan contoh untuk curah
Ransum dalam bentuk curah pengawasan
dan pengambilan contoh mengikuti prosedur
yang berlaku untuk bahan-bahan baku dan
bahan jadi curahan
6.4 Analisis
6.4.1. Analisis Proksimat A.O.A.C (Association
of Official Agriculture Chemists) dan
metode lainnya yang telah disetujui
oleh lembaga yang berwenang.
6.4.2. Pada kadar protein contoh yang
‘mencurigakan’ dan ‘meragukan’ perlu
dilakukan pemeriksaan terhadap
kandungan asam amino.
.

1 komentar:

Tepung Ikan mengatakan...

PAKAN Kosentrat BE-101 ITIK PETELUR
Harga pakan yang terus naik tidak sebanding dengan harga jual telur bebek. Masalah klise ini terus berulang tanpa solusi yang tepat untuk membangkitkan para peternak Itik. Akibatnya mereka sulit mengembangkan usahanya ke arah yang lebih baik.
Pakan merupakan kebutuhan pokok dalam suatu usaha peternakan . Sekitar 70% biaya yang harus dikeluarkan merupakan biaya pakan, sehingga kualitas pakan perlu mendapatkan perhatian bagi setiap peternak Itik Petelur. Semakin baik kualitas pakan yang diberikan ternak, maka semakin baik produksi telur yang dihasilkan peternak. Selain berkualitas baik, pakan juga harus murah, sehingga memberikan keuntungan bagi peternak.

Pakan yang mahal, sekalipun berkualitas baik, akan kurang menguntungkan bagi peternak. Kosentrat BE-101 merupakan jawaban dari masalah tersebut. Selain berkualitas , juga berharga murah, sehingga terjangkau dan memberikan keuntungan bagi peternak.
Dalam upaya membantu peternak, kami memproduksi kosentrat untuk bebek petelur (BE-101) dengan harga yang terjangkau .
Harga Kosentrat BE-101 Rp. 265.000/sak
Bahan baku yang di pakai kosentrat BE-101: Tepung kepala udang,Tepung Ikan,Bungkil Kedelai,Tepung Tulang Sapi,Formula Probiotik,Vitamin dan Mineral.
Kandungan Nutrisi :
- Protein 39% - 41%
- Lemak kasar Mak. 5%
- Serat Kasar Mak. 8%
- Kalsium Min. 10%
- Phospor Min. 1,2%
Aplikasi pemakaian:
Campuran Kosentrat:
-Golden(Cargiil)/144 (phokphan) 45%
-BE-101 45%
-Tepung Ikan (prot.50%) 10%
*Pemakaian Campuran Kosentrat: 25%
Perbandingan pakan:
- Campuran Kosentrat 25%
- Katul Halus 40%
- Jagung 35%
Setelah menggunakan campuran kosentrat Golden/144 dengan Kosentrat BE-101, ada penghematan biaya pemakaian kosentrat. Peternak bisa membuktikannya.
- Pemakaian pakan bebek untuk populasi 1.000 ekor:
Campuran Kosentrat:
-Golden/144 (45%) 15 kg
-BE-101 (45%) 15 kg
-Tepung Ikan (prot.50%) (10%) 4 kg
(100%) 34 kg
Pakan Jadi:
- Campuran Kosentrat (25%) 34 kg
- Katul Halus (40%) 54 kg
- Jagung (35%) 48 kg
(100%) 136 kg
Kebutuhan pakan bebek: 136 gr/ekor
Kami berkomitmen menjadikan produk dan pelayanan dengan mutu terbaik bagi pelanggan, sehingga memberi manfaat besar bagi peternak.

CV. Tepung Emas
Contack Person : TANTO
Tilp: 031-70889819,08121740404,08175003911
Email: hartanto_te@yahoo.co.id atau hartanto.te@gmail.com
YM : hartanto_heru_p@yahoo.co.id
Website: http://tepungemas.wordpress.com

Poskan Komentar

 
Powered by Blogger